Sabtu, 14 Juli 2012

Memahami Sunnah Nabi dalam Kemasan Cerita



Ahli sunnah adalah kelompok umat islam yang selalu berpegang teguh dengan sunnaturrosul SAW. Sunnah Rasul itu ada 3 yaitu QouliyahFi’liyah dan Taqririyah.
Sunnah Qouliyah : Suatu ketika terdapat seorang lelaki yang berniat untuk meminang seorang wanita yang bernama Ummu Qais. namun wanita itu menolaknya kecuali lelaki itu mau ikut berhijrah dari Makkah ke Madinah. Maka, hijrahlah lelaki tersebut, dan kemudian berhasil meminangnyanya sesuai permintaan wanita yang bernama Ummu Qais. sejak itu terkenallah lelaki itu dengan sebutan Muhajir Ummu Qais (orang yang berhijrah karena Ummu Qais).
Jelas sudah lelaki tersebut berhijrah karena mempunyai niat untuk menikahi seorang wanita bernama Ummu Qais bukan untuk meraih pahala berhijrah. Sahabat nabi Muhammad SAW. yang terkenal gagah berani yaitu Umar bin Al Khottob rodiallohuanhu berkata: Saya mendengar Rosululloh alaihisolatu wassalam bersabda: Sesungguhnya setiap  perbuatan tergantung niatnya  Dan  sesungguhnya  setiap  orang  (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya  karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.
Sunnah Fi’liyah : Di kisahkan oleh Abu Hurairah ra. suatu ketika ia melakukan sholat bersama Rosulullah SAW dimasjid, setelah selesai dua rakaat kemudian salam padahal seharusnya empat rakaat, bertanyalah salah satu sahabat yang bernama Dzu Al- Yadain, “Ya Rosulallah, apakah engkau lupa atau sengaja  mengqasarnya?” kemudian Rosul bertanya kepada sahabat yang lainya, “apakah benar yang diucapkan Dzu Al- Yadain?, para sahabat menjawab, Iya. Kemudian beliau berdiri dan melakukan sholat dua rakaat seperti biasa dan di akhiri dua salam.
Sunnah Taqiriyah : Rosulullah tidak melakukan, Rosulullah juga tidak memerintah dan tidak meminta, yang melalukan sahabat-sahabatnya tapi oleh Rosulullah dibenarkan, maka menjadi sunnah, namanya sunnah taqririyah.
Rosulullah tidak pernah memuji dirinya sendiri, tidak pernah memerintah kesiapa saja untuk memunji dirinya dan juga tidak pernah merekayasa memuji atau menyanjung-nyanjung dirinya sendiri, tapi ketika ada sahabat memujinya rosulullah menerima.
Di kisahkan ada seseorang bernama Ka’ab bin Zuhair bin abi salmah, dia mencaci Rosulullah luar biasa. Muhammad itu kalau malam berkumpul dengan sahabatnya dan minum minuman keras, kalau sudah mabuk berbicara yang bukan-bukan (maksudnya al-qur’an), kata Ka’ab.
Mendengar seperti itu para sahabat meminta izin kepada nabi Muhammad SAW. untuk mencarinya dan jika sudah ketemu minta izin untuk membunuhnya, sebelum tertangkap ka’ab bin zuhair ketakutan, datanglah ia ke Madinah waktu sholat subuh, sehabis sholat subuh ia menemui Rosulullah dengan muka tertutup sorban merah, lalu Ka’ab berkata. Ya Muhammad, saya mendengar kamu dicaci-maki oleh ka’ab bin zuhair. Betul, kata Rosulullah. kemudian Ka’ab bertanya lagi, Saya mendengar sahabatmu lagi mencari, kalau ketemu mau dibunuh?. Iya, kata Rosulullah. kemudian bertanya lagi, kalau dia kesini minta maaf bagaimana?. Saya maafkan, kata Rosulullah. kemudian bertanya lagi, kalau masuk Islam bagaimana? diterima tidak, di percaya tidak?. Saya terima dan saya percaya, kata Rosulullah.
Akhirnya dibuka tutup mukanya dan berkata, saya Ka’ab bin Zuhair yang mencaci-maki kamu silahkan akan kamu apakan. Ka’ab Bin Zuhair meminta maaf kemudian masuk Islam, dan Rosulluh memaafkanya dan menerima Islamnya. Ka’ab duduk didepan Rosulullah, lututnya bertemu dengan lutut nabi dan tanganya ditelakkan dikedualutut nabi seraya berkata:
Banat su’adu faqolbil yauma matbulu # Mutayamun itsroha lam yufda makbulu
Yas’aa wusatu bijanabaiha waquluhumu # Innaka yabna abi salma lamaqtulu
Waqola kullu kholilin kuntu amuluhu # Laulfiyannaka inni anka masgulu
Faqultu kholu sabili la aba lakumu # Fakullu ma qoddaror rohmanu maf’ulu
Kullu ibni untsa wa in tholat salamatuhu # Yauman ala alatin hadba’a mahmulu
Unbi’tu anna rosulallah auadani # Wal afwu inda rosulillahi ma’mulu
Mahlan hadakal ladzi a’thoka nafilata Al # Qur’ani fiha mawa’idun wa tafsilu
La qod aqumu maqoman lau yaqumu bihi # Aro waasma’u ma lau yasma’ul fiilu
La dolla yur’adu illa an yakuna lahu # Minar rosuli bi idnillahi tanwilu
Walhasil isinya memuji nabi Muhammad SAW, nabi itu mulya, pemaaf, gagah berani, sukses dan berhasil menegakkan kebenaran, memberantas ke dholiman dan kemusyrikan, setelah di puji, nabi memberikan selimut yang dipakainya berwarna belang-belang hitam putih dalam bahasa arab disebut burdah, maka setiap ada qosidah atau syiir yang isinya memuji-muji nabi Muhammad SAW. disebut qosidatul burdah.
Didalam tiga cerita tersebut ada berbagai contoh sunnah seperti yang terdapat disalah satu pengertiannya yaitu : As-Sunnah menurut istilah syari’at ialah segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Shallallahu alaihi wa sallam dalam bentuk qaul (ucapan), fi’il(perbuatan), taqrir (penetapan), sifat tubuh serta akhlak yang dimaksudkan dengannya sebagai tasyri (pensyariatan) bagi ummat Islam.

Sumber : Kompasiana

Kamis, 12 Juli 2012

Kayangan Api: Pesona Api Abadi di Bojonegoro



Kayangan api adalah sumber api yang tidak pernah padam, suatu yang langka tentunya, api keluar dari dalam perut bumi yang tidak ada henti-hentinya.
Kayangan api terletak di kawasan hutan di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Bojonegoro Jawa Timur. Sebuah desa yang memiliki kawasan hutan kurang lebih 42,29% dari luas desa. Tempat itu dapat ditempuh dengan jarak 25 Km dari arah kota Bojonegoro.
Menurut cerita kayangan api adalah tempat bersemayamnya Mbah Kriyo Kusumo atau Empu Supa yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah pandhe berasal dari kerajaan Majapahit. Mbah Pandhe ahli membuat alat-alat pusaka seperti keris, tombak, cudrik dan lain-lain.
Sumber api tersebut masih dianggap keramat oleh masyarakat setempat. Api hanya boleh diambil pada saat-saat tertentu, seperti yang sudah-sudah, misalnya, upacara Jumenengan Ngarsodalem Hamengku Buwono X, untuk pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan upacara-upacara yang dianggap sakral.
Kayangan api menjadi salah satu tempat wisata favorit di Bojonegoro, selain wisata langka tempat itu juga terkenal masih alami.
Selain tempat wisata kayangan api juga sebagai tempat berobat, disamping sumber api terdapat sumber mata air yang kelihatan panas jika dilihat tapi dingin jika disentuh, air tersebut disebut air Blekuthuk, baunya khas yaitu bau belerang yang memiliki khasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Banyak yang sembuh penyakitnya setelah berendam di air tersebut, kata juru kuncinya.


Air Blekuthuk ini dulunya untuk mencuci dan merendam keris yang dibuat oleh Mbah Pandhe. Bahkan oleh masyarakat sekitar maupun pengunjung lokasi tersebut, air Blekuthuk tersebut dianggap membawa berkah, karena selain dapat mengobati penyakit juga dianggap dapat membawa keberuntungan bagi mereka yang datang.
Sekarang Kayangan api tidak hanya milik Bojonegoro saja tetapi telah menjadi milik bangsa Indonesia karena tempat wisata tersebut tidak hanya menarik perhatian wisatawan lokal tapi menarik wisatawan asing juga, karena sumber api ini terbesar di Asia Tenggara.

Sumber : Kompasiana

Selasa, 10 Juli 2012

“Megengan” Tradisi Menyambut Bulan Ramadhan



Megengan adalah tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan Ramadhan, megengan diambil dari bahasa Jawa yang artinya menahan. Ini merupakan suatu peringatan bahwa sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan, bulan dimana umat Islam diwajibkan berpuasa, yaitu menahan untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat menggugurkan ibadah puasa tersebut.
Adapun kegiatannya sangat bermacam-macam sesuai dengan adat daerah setempat, tapi umumnya masyarakat Jawa biasanya berbondong-bondong untuk berziarah kubur, membersihkannya serta menaburi bunga diatasnya dan tidak lupa mendoa’akannya serta ada juga yang membacakan yasin dan tahlil, kemudian Masak besar untuk dibagikan kepada sanak famili dan pada malam harinya mengadakan selamatan atau kenduri dengan mengundang para tetangga untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal, ada juga yang selamatan atau kendurinya diadakan bersama-sama oleh seluruh warga setempat dilanggar/mushola.
Seiring berjalannya waktu tradisi megengan sendiri sudah mulai sedikit ditinggalkan, mungkin tidak bagi masyarakat desa karena tradisi ini masih sangat kental, melekat dan masih dianggap sakral tapi jika menengok masyarakat kota mungkin sudah banyak yang meninggalkan tradisi para leluhurnya ini karena berbagai alasan salah satunya sibuk dengan pekerjaan masing-masing.
Yang harus difahami terlebih dahulu, megengan berada dalam ranah sosial-kultural (kemasyarakatan dan ke budayaan) yang mengacu pada aspek kemaslahatan dan tidak bisa dilabeli dengan istilah bid’ah. Orang sedekah dengan membawa ambeng (beragam jenis makanan) itu jelas baik dan bermanfaat bagi yang masih hidup, dan do’a-do’a sangat bermanfaat bagi yang sudah meninggal dunia, jadi megengan tidak hanya bermanfaat bagi yang masih hidup tapi juga bermanfaat bagi yang sudah meninggal dunia.
Tradisi ini adalah warisan leluhur yang sudah sepatutnya dijaga dan dilestarikan. didalamnya mengandung nilai-nilai yang sungguh sangat luar biasa seperti cara berhubungan baik antara manusia dengan manusia, manusia dangan alam ghaib serta manusia dangan tuhannya.
Islam Jawa memang memiliki banyak tradisi yang khas dalam implementasi Islam, tradisi megengan ini sungguh merupakan salah satu tradisi khas yang tidak dimiliki oleh Islam di tempat lain.
Megengan sebagai sebuah perayaan dan rasa antusias dalam menyambut bulan yang penuh barokah, bulan yang ditunggu-tunggu dan bulan yang didalamnya terdapat malam “lailatul qodar” yaitu satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, dijelaskan dalam ayat Al-Qur’an yang berbunyi “Lailatul Qodri khoirun min alfi sahr” yang artinya satu malam lailatul qodar lebih baik dari pada seribu bulan, menurut penulis.

Sumber : Kompasiana

Senin, 09 Juli 2012

Klub-klub Eropa Berebut Datang ke Indonesia



Masih teringat ketika klub elite dari Inggris, Manchester United yang hampir meladeni timnas Indonesia 2 tahun lalu, gagal dengan alasan kondisi Indonesia yang tidak aman karena terjadi ledakan bom di beberapa wilayah pada saat itu. padahal persiapan sudah sangat matang, kecewa berat pastinya, karena hampir semua  warga Indonesia, bermimpi didatangi klub papan atas Eropa yang berkali-kali menyabet piala baik diliga maupun di kompetesi Eropa tersebut, bermimpi bisa melihat aksi para bintang-bintangnya langsung, bukan lewat layar kaca lagi, namun semuanya pupus dalam waktu singkat.
Setalah LA Galaxi, klub dari benua Amerika datang dengan para bintangnya, Seperti David Beckham dan Donovan, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Indonesia pada 30 November 2011 lalu, seolah-olah menjadi pancingan buat klub-klub Eropa untuk datang ke Indonesia, dan sebelumnya pada 4 September 2011 para mantan bintang klub AC. Milan juga datang dalam laga amal melawan Indonesia All Star, mantan pemain legenda top AC Milan seperti Nelson Dida, Alesandro Costacurta, Paolo Maldini, Franco Baresi, Cafu, Masimmo Taibi, Christian Panucci, Roberto Mussi, Giuseppe Favalli, Giuseppe Pancaro, Gigi Lentini, Angelo Carbone, Serginho, Daniele Massaro, George Weah, Roberto Lorenzini, Boban, Bierhoff dan lainnya.
Liverpool misalnya, klub Inggris tersebut rencananya akan berkunjung ke Indonesia untuk menyapa pendukungya yang berada di tanah air dengan menggelar pertandingan persahabatan dengan timnas Indonesia pada 9 Mei 2012 dan melawan klub asal Surabaya, Persebaya pada tanggal 12 Mei 2012 yang rencananya akan di helat di Gelora Bung Karno, namun dibatalkan dari pihak Liverpool dengan tidak mencantumkan alasanya pada surat (pembatalan). Setidaknya kita bangga karena klub dari Inggris tersebut sudah mau datang walaupun dibatalkan.
Kemudian klub dari Italia yang kepincut untuk datang ke Indonesia, Inter Milan adalah klub tersebut, dalam rangkaian tur bertajuk FC Internaziale Indonesia tour2012, tim milik Massimo Moratti itu akan menggelar dua pertandingan yakni melawan liga selection pada tanggal 24 Mei 2012 serta melawan Indonesia selection pada tanggal 26 Mei 2012 di Stadion utama Gelora Bung Karno.
Masih banyak lagi, menurut kabar, seperti Real Madrid, klub maha kaya yang menjuarai liga Champion Eropa terbanyak tersebut juga bakal datang ke Indonesia pada bulan Juni/Juli 2012. Juventus, klub yang pernah memenangi liga italia sebanyak 29 kali itu juga akan didatangkan meskipun masih tahap negosiasi. Barcelona, Klub fenomenal yang akhir-akhir ini akrab dengan gelar baik diliga maupun di Eropa ini juga masih dalam tahap negosiasi. Kemudian klub-klub liga Inggris seperti Sunderland, Wolverhampton, Bolton juga siap didatangkan.
Semoga ini awal manis bagi sepakbola Indonesia yang akhir-akhir ini banyak masalah yang tidak kunjung reda, dan berharap dengan datangnya banyak klub Eropa ke Indonesia bisa memberikan inspirasi bagi insan sepakbola tanah air agar lebih berprestasi.

Sumber : Kompasiana

Minggu, 08 Juli 2012

Berwisata murah di Mesir dengan kartu pelajar



Mempunyai kartu pelajar menurut sebagian orang adalah hal yang biasa-biasa saja, karena tidak semua sekolah memfungsikanya dengan baik, terkadang kartu pelajar menjadi identitas penting sebagai syarat untuk masuk ujian tapi tidak sedikit yang menjadi penghias dompet atau sekedar seperti cindera mata sekolah, lain lagi di Mesir, kartu pelajar seolah-olah menjadi kartu sakti, kartu serbaguna, selain sebagai alat untuk memasuki ujian sekolah, kartu pelajar juga bisa sebagai wakil pasport (izin tinggal), tidak itu saja, dengan kartu pelajar berwisata di Mesir menjadi lebih murah.
Di Mesir Mempunyai status pelajar atau mahasiswa sangatlah istimewa, karena mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, misalnya, buku-buku murah bersubsidi, banyak perpustakaan yang sangat mudah di akses dan memberikan harga khusus bagi pelajar atau mahasiswa yang ingin mengunjungi tempat-tempat wisata.
Jalan-jalan di Mesir jangan sampai lupa untuk membawa kartu pelajar, karena tempat-tempat wisata biasanya menyediakan dua macam tiket, tiket biasa dan tiket pelajar, untuk tiket pelajar cukup dibayar setengah dari harga tiket biasa, meski ada juga beberapa tempat wisata yang tidak menerapkan hal semacam itu, biasanya tempat-tempat yang bisa dibayar setengah dengan menggunakan kartu pelajar adalah tempat-tempat yang mengandung sejarah atau berbau pendidikan.
Setengah tahun yang lalu, kami sekeluarga mengunjungi kota Alexandria selama tiga hari, banyak tempat-tempat wisata yang kami singgahi. kami harus membayar tiket “full” ketika mengunjungi Muntaza park, taman indah yang didalamnya terdapat istana peninggalan raja Faruq,  meskipun kami membawa kartu pelajar, lain lagi saat kami mengunjungi perpustakaan Alexandria, perpustakaan yang pempunyai simpanan buku-buku yang usianya ratusan tahun, Masroh Rumani, tempat pertunjukan yang berbentuk sepertiColosseum Roma, benteng Qoitbay, benteng pertahanan laut Mediterania yang dibuat pada abad ke-15, kami cukup membayar setengah harga tiket kerena membawa kartu pelajar, ada juga tempat gratis yang kami kunjungi seperti makam nabi Danial dan makam Imam Busyiri pengarang ”burdah”.
Tidak itu saja, ketika kami mengunjungi museum dimana tempat mayat Fir’aun disimpan, kami hanya membayar setengah harga, di piramid Giza dan Dahshur pun begitu, biasanya petugas akan menenpel daftar tiket masuk didepan loket, jadi pengunjung yang harus melapor kalau dia pelajar, jika hanya diam sudah pasti akan diberikan tiket biasa bukan tiket pelajar yang mendapat potongan harga.
Pemerintah mesir juga mempunyai program wisata untuk pelajar dan mahasiswa asing yang tinggal di Mesir, dimana pelajar atau mahasiswa bisa berkunjung ketempat-tempat tertentu dengan harga terjangkau dengan fasilitas kelas satu. misalnya, kita akan diajak keliling ke ibu kotanya Mesir kuno (1550-1069 SM), Pharaoh Amenhothep, selama kurang lebih 4 hari, sisanya, 3 hari mengunjungi Aswan, sebuah bendungan indah yang berada diperbatasan Mesir dan Sudan. Selama perjalanan peserta akan di servis habis-habisan, mulai dari kendaraan terbaik sampai hotel bintang lima, untuk mengikutinya tidak sulit, cukup mendaftarkan ke Nadi Wafidin dengan membayar uang pendaftaran yang sangat murah serta menyertakan kartu pelajar.
Berharap Indonesia bisa seperti Mesir yang memanjakan calon pemimpin-pemimpinya pada saat masih dibangku belajar dengan memberikan fasilitas cuma-cuma seperti, sekolah gratis, buku murah dan memberikan fasilitas untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah dengan mudah. Amin..

Sumber : Kompasiana
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India