Jumat, 03 Agustus 2012

Kaya Dengan Tradisi Membuat Ramadhan Di Indonesia Berbeda



Bulan Ramadhan sangatlah istimewa bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, hal itu bisa dlihat dari bagaimana antusiasnya masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan tersebut dengan kegiatan-kegiatan yang tidak pernah dilakukan dibulan-bulan yang lain.
Tradisi dan budaya di Indonesia ketika bulan Ramadhan sangat banyak dan berfariatif, itu yang menbuat bulan Ramadhan di Indonesia berbeda dengan negara-negara yang lain, meski setiap negara mempunyai tradisi atau kebiasaan berbeda-beda dalam menyambut bulan Ramadhan, tetaplah negara Indonesia mempunyai cara yang paling unik dalam menyambut bulan tersebut.
Negara Mesir contohnya, masyarakat mesir ketika datang bulan Ramadhan beramai-ramai memasang hiasan dan lampu “Fanus” dirumah mereka yang sudah menjadi tradisi sejak dulu, namun kegiatan sehari-hari dalam bulan Ramadhan bisa dibilang biasa-biasa saja, Ramadhan di Mesir seolah-olah hanya terlihat ketika menjelang maghrib dan waktu Isya’ saja.
Ketika menjelang maghrib banyak masyarakat Mesir berkumpul di masjid dan tempat-tempat yang telah disediakan guna persiapkan buka puasa bersama, kemuadian pada waktu isya’ masyarakat Mesir berbondong-bondong kemasjid untuk sholat tarawih berjamaah selebihnya terlihat biasa-biasa saja.
Berbeda jauh dengan Indonesia dalam menghidupkan bulan Ramadhan, hampir dari pagi hingga pagi lagi suasana Ramadhan di Indonesia terasa spesial.
Mulai pagi suasana sangat berbeda dibanding dengan bulan yang lain ketika melihat para pelajar ke sekolah untuk mengikuti pengajian yang biasa disebut “pondok Ramadhan” kemudian sore menjelang Maghrib banyak masyarakat Indonesia yang hanya sekedar jalan-jalan sambil menunggu buka puasa yang biasa di sebut “Ngabuburit”, tidak hanya itu, setelah shalat tarawih sebagian masyarakat Indonesia berkumpul di masjid dan mengaji Al-qur’an yang biasa disebut “Tadarus”, kemudian menjelang pagi sebagian pemuda keliling kampung dengan berbagai macam cara untuk membangunkan tetangganya agar tidak telat sahur.
Seperti itulah kebiasaaan unik masyarakat Indonesia dalam menghidupkan bulan ramadhan yang tidak ada dinegara-negara lain, sehingga membuat warganya yang di luar negeri merasa kangen akan tradisi-trdisi tersebut, bahkan mungkin saja orang asing yang pernah tinggal di Indonesia juga merasa kangen dengan tradisi-tradisi tersebut.

Sumber : Kompasiana
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India