Rabu, 22 Agustus 2012

[Ucapan Lebaran] Maafmu Begitu Berarti Bagiku



Di hari nan fitri yang penuh dengan arti

Gelisah membuatku resah

Bayanganmu selalu hadir dipikiranku

Membuatku harus segera menghubungimu

Ingat memori yang masih terasa hangat

Salah dan salah kau hadapi dengan tabah

Bergetar melihatmu begitu sabar

Khilaf selalu kau balas dengan maaf

Tersakiti tak pernah membuatmu benci

Marah lekas kau kubur dalam ditanah

Sadar akan salahku yang begitu besar

Malu jika coretan ini tak sampai kepadamu

“Met lebaran” wahai kawan

Maafmu begitu berarti bagiku

Sumber : Kompasiana

Kamis, 16 Agustus 2012

Uniknya Tarawih di Mesir



Adat atau kebiasaan selalu menghadirkan sesuatu yang berbeda di setiap negara, bahkan tidak jarang akan menjadi ciri khas suatu negara tersebut. Seperti yang saya lihat di negara Mesir, beberapa hal unik seputar salat tarawih sebagai berikut:

1. Imam salat tarawih hafal Al-Qur'an
Pada umumnya imam salat tarawih di masjid-masjid Mesir adalah orang pilihan yang hafal Al-QUr'an, terlebih dimasjid yang terkenal contohnya masjid Al-Azhar, imam dimasjid ini tidak hanya hafal Al-Qur'an, selain suaranya yang merdu, dia juga sangat menguasai "Qira'ah" yaitu aneka ragam cara baca Al-Qur'an yang membuat berbeda dengan masjid-masjid lain. 

2. Satu juz setiap hari
Seperti halnya di Indonesia, jumlah rakaat dalam salat tarawih di Mesir ada yang Delapan raka'at dan ada yang Dua Puluh raka'at. Meskipun beda jumlah Raka'at hampir semuanya menghatamkan Satu juz setiap malam, ada juga masjid yang menggunakan surat-surat pendek atau potongan-potongan ayat tapi itu hanya sedikit dari sekian banyak masjid di Mesir, bahkan ada di daerah Muqattam Cairo yang menghatamkan Empat juz semalam.

3. Ma'mum memegang Al-qur'an ketika salat
Hal unik lainya adalah banyaknya makmum salat tarawih yang membawa Al-Qur'an dan menyimak sang imam yang hampir semuanya hafal Al-Qur'an. Tidak hanya mendengar sang imam melantunkan ayat-ayat dan memahami maknanya ketika salat tetapi juga menyimak dan membenarkan sang imam jika terdapat kekeliruan dalam membaca, seperti dalam gambar diatas. 

4. Ada petugas yang menyediakan minum
Ini terjadi di masjid Al-azhar Mesir dan belum pernah saya lihat ditempat lain, pada umumnya masjid-masjid di Mesir menyediakan air minum yang diletakkan disudut-sudut ruangan, berbeda dengan masjid Al-Azhar yang ada panitianya untuk membagikan minuman ketika salat tarawih berlangsung, air minum yang dimasukkan botol diletakkan disamping jamaah yang sedang shalat, ini sangat membantu menghilangkan rasa haus dan mengurangi rasa capek yang notabene salat tarawih di sana dilaksanakan Dua Puluh raka'at dan menghatamkan Satu juz dalam semalam.

Sumber : Kompasiana

Rabu, 15 Agustus 2012

Puluhan Ribu Orang Berburu "Lailatul Qodar" Bersama Syeikh Jibril di Masjid Tertua Mesir



Salah satu hal terunik di negara Mesir ketika bulan Ramadhan adalah Kumpulnya puluhan ribu orang untuk shalat tarawih berjamaah di Masjid tertua, yaitu masjid Amru bin Ash pada malam 27 Ramadhan.
Sudah menjadi adat atau kebiasaan setiap tanggal 26 Ramadhan atau yang biasa disebut malam 27 Ramadhan, masjid Amru bin Ash didatangi banyak orang baik dari kota Kairo atupun luar kota dengan berbondong-bondong menuju satu tempat untuk melakukan salat tarawih bersama. Bersama Syeikh yang sangat terkenal bagi masyarakat Mesir yaitu Syeikh Jibril.
Kemerduan suara Syeikh Jibril dalam melantunkan Ayat-ayat Al-qur'an menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Mesir, apalagi bertempat dimasjid tertua di Mesir dan dilaksanakan tepat pada malam ganjil yang sangat mungkin akan bersamaan dengan turunnya malam "Lailatur Qodar" satu malam yang lebih mulia dibanding seribu bulan.
Syeikh Jibril bukanlah imam terawih tetap di masjid Amru bin Ash, beliau menjadi imam hanya sekali selama bulan ramadhan selebihnya menjadi imam dimasjid lain bahkan di luar negeri. Masyarakat Mesir seolah-olah tidak mau kelihangan kesempatan emas ini, berjamaah dengan pemilik suara emas ditempat bersejarah dan didalam waktu sepuluh hari terkhir dari bulan Ramadhan. Jamaah setiap tahunnya mencapai puluhan ribu, shaf shalat meluber keluar area masjid hingga ratusan meter yang memaksa seluruh jalan di daerah sekitar ditutup dan digunakan untuk tempat shalat, bahkan banyak masyarakat yang rela berangkat siang hari hanya untuk mendapatkan shaf shalat yang paling depan.


Terawih dengan syeikh Jibril di masjid yang dibangun sahabat Amru bin Ash ini memiliki nuansa tersendiri. Qunut di shalat witirnya mamakan waktu kurang lebih satu jam, Dikesempatan itu sheikh Jibril berdoa untuk semua permasalahan umat Islam. Jodoh, rizqi hingga pertolongan Allah agar umat Islam di seluruh dunia segera terbebas dari masalah-masalahpun tidak luput dari munajatnya. Tidak jarang para jamaah menangis tersedu-sedu diwaktu qunut berlangsung. 
Nama lengkap syeikh Jibril adalah Muhammad As-Sayyid Husain Jibril, dilahirkan di daerah Qalyubiyah Mesir, seorang qari' yang dikenal memiliki suara merdu yang bayak dirindukan umat Islam diberbagai tempat. Laki- laki yang telah menyelesaikan Lisense difakultas Syariah Wal Qanun di universitas Al-Azhar pernah menyabet juara lomba menghafal Al-Qur'an tingkat Internasional di Malaysia tahun 1981 dan di Saudi Arabia tahun 1986.



Sumber : Kompasiana

Senin, 06 Agustus 2012

Pentingnya Ramadhan bagi yang kaya dan yang miskin



Bulan Ramadhan memberikan banyak hal kepada manusia, selain menjadi tempat berlatih menahan makan, minum dan hawa nafsu, Ramadhan juga memberi kesempatan manusia untuk berbuat baik dengan iming-iming melipat gandakan pahala, jadi tidak heran jika banyak manusia yang berlomba-lomba meningatkan semua amal ibadahnya seperti : lebih rajin shalatnya, lebih tekun baca Al-qur'anya dan lebih banyak mengeluarkan sedekah pada bulan Ramadhan.
Dibalik harta orang kaya tersimpan hak orang miskin, seperti yang telah dijelaskan dalam agama, bahwa setiap harta yang sudah sampai batasan nishob (ukuran) dan batas haul (waktu) maka wajib dikeluarkan zakatnya, tidak hanya itu setiap orang Islam yang mampu, diwajibkan membayar zakat fitrah pada bulan Ramadhan sebagai pembersih diri dan seabagai rizki bagi orang miskin.
Pentingnya Ramadhan bagi orang kaya adalah terbukanya kesempatan untuk mendapat janji-janji allah yang sangat luar biasa. Salah satu pintu dibuka oleh Allah untuk meraih keuntungan besar di bulan Ramadhan melalui sedekah. Islam menganjurkan umatnya untuk bersedekah terlebih-lebih pada bulan Ramadhan.
Rasulullah memberikan teladan dalam bersedekah dibulan Ramadhan, karena bersekah dibulan tersebut lebih besar pahalanya dibanding bulan lainya. Diantara keutamaan sedekah dibulan Ramadhan, Pertama, Sedekah dapat menghapus dosa, kedua, Sedekah memberi keberkahan pada harta, ketiga, Allah akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah, Keempat, Sedekah dapat membebaskan dari siksa kubur. dan masih banyak lagi.
Begitu-banyak janji-janji allah kepada orang yang mempunyai harta lebih dan mau membagi kepada orang yang membutuhkan, tidak hanya janji untuk kesenangan di akhirat tapi juga janji untuk kesenangan dunia.
Kemudian apa pentingnya Ramadhan bagi orang miskin, ketika bulan Ramadhan banyak para dermawan mengeluarkan sebagian hartanya untuk disedekahkan kepada orang yang membutuhkan, ini dapat menjaga kelangsungan hidup orang miskin atau dengan kata lain sebagai rizki orang miskin.

Sumber : Kompasiana

Minggu, 05 Agustus 2012

Tidak hanya suka budayanya mereka juga bisa bahasa Indonesia



Sabtu malam (04/08/2012) telah terselenggara sebuah acara yang bertema Ramadhan Night From Indonesia, sebuah acara tahunan yang merupakan salah satu acara promosi budaya Indonesia kepada masyarakat Mesir.
Acara yang berdurasi satu setengah jam tersebut menampilkan pencak silat, tari-tarian dari berbagai daerah dan musik. Animo masyarakat Mesir dalam menyambut acara tersebut sangat luar biasa terbukti dengan kurangnya kursi yang tersedia di ruangan Theater Cairo Opera House yang mencapai kurang lebif 350 kursi.
Tidak henti-hentinya tepuk tangan dari masyarakat Mesir ketika satu demi satu penampil keluar hingga acara selesai, acara ini seperti sudah terkonsep rapi hingga tidak ada satupun kekurangan mulai acara dimulai hingga akhir. Setidaknya ada tiga kejadian yang paling menarik dalam acara promosi budaya Indonesia ini:
Pertama, ketika group pencak silat keluar sambil menari dengan gaya khas silat di tambah sedikit akrobat membuat masyarakat Mesir tidak henti-hentinya bertepuk tangan sambil terkagum-kagum, ini semakin membuat masyarakat Mesir beranganggapan bahwa semua orang Indonesia itu jago silat, taekwondo atau ilmu beladiri yang lainya. padahal tidak semua orang Indonesia bisa.
Kedua, Masyarakat Mesir tercengang dan ikut bernyanyi bersama Ketika tiga mahasiswa Indonesia Indonesia menyanyikan lagu mesir yang berjudul "Feeha Haga Helwa" sebuah lagu yang sangat terkenal di Mesir. Lagu berbahasa arab Amiyah yang dinyanyikan sangat lancar dan fasih oleh tiga mahasiswa Indonesia pada acara Ramadhan Night form Indonesia.
Ketiga: Ditengah-tengah acara ada sesi tanya jawab berhadiah yang ditujukan kepada orang Mesir dengan soal seputar kemerdekaan Indonesia. Orang Mesir merebut menjawab dengan mengangkat tangan ketika soal dibacakan oleh pembawa acara, dari sekian banyaknya hadirin yang berebut menjawab soal, tidak sedikit yang bisa mengungkapkan istilah-istilah dengan menggunakan bahasa indonesia, bahkan orang terhakhir yang menjawab soal bisa bahasa Indonesia dengan lancar, Melihat ada orang seperti itu pembawa acara iseng dengan mengajak ngobrol dipanggung sambil memberikan hadiah, ternyata si penjawab soal tadi adalah seorang wartawan yang pernah tinggal di Indonesia selama empat tahun.

Sumber : Kompasiana

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India